Archive for the Uncategorized Category

menulis kemabali,,,,kembali menulis,,,,

Posted in Uncategorized on October 24, 2009 by juztsky

Whuaaaaaaaaaaaaa

sudah lama meninggalkan blog, dengan alasan ga bengitu negrti fitur2 yg ad di sini

(jadi kalo ada yg mw ngajarin dengan senang hati ….:D)

Akhirnya bentar lagi tahun 2009 berlalu, dan tahun 2010 datanng, smoga inijd tulisan pertama di tahu 2009

(yang bukan tentang tugas) dan bukan tulisan trakhir di tahun ini…

(duh, pengen bisa ngetik 10 jari…baa ko,,,lelet ha……!!!!!!!0

Yahhhhhhh,pengen curhat, banyak na masalah ko e
(sampe2 sky dijuluki sbgai orang yag suko mengaluh,ck…ck…, lah akut na parangai ko ma….)

Secercah haraapan tuk berubah kdang muncul rapi lalu tenggelam dengan cepat, karena si sky ndak bisa barananag (hahaha,,opo sih?)

Banyak rencana yang harus dilakukan dan banyak harapan yag ingin dikabulkan…

smoga bisa…

TARGET mu nak!!!!!

1. LUlus S1 tepat waktu (seberapa tepatkah itu??? Juli ideal, oktober boleh juga, tp baa caronyo kalo dak dapek2 topik???hikkkkkkkssssssss……………diakui emang si sky yg  kurang usaha…:P….ayo SEMANGAT!!!)

jan maleh2 jo ndk nak…

2. Cepat kerja (lah cari2 dari kini dak do yag maarimo wak do..huhuhuuuuu….)

punya tanggung jawab sama adek satu2 nya….Hayu..masih setahun lagi waktu mu nak!!!!!

3. CAri beasiswa (kekuh pengen ke jepang atau belanda bgai mananpun carany,,,,,)

So bagi yg ada info bagi2 ciek da,ni, pren,diak………..

4, Pengen disemangati dan menyemangati seseorang…(ciee.cieeeeee sia tu??)

Smoga bisa tambah dewasa bersikap dan bertindak,,,sehingga tidak ada masalah dan dunia itu indah…hahahhaaaaaaaaaa,,,,,,,

5. Pengen punyo pren di blog ko,gimana caranya yah???

Previous Post

Posted in Uncategorized with tags on March 12, 2009 by juztsky

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } A:link { color: #0000ff } –>

Tugas Elektronika Industri
Mr. Budi

By Rizki F.A (13406151)

Impedansi speaker, headphone dan earphone’

Kerap kali orang bingung membedakan earphones dengan headphone atau headset. Earphone dipakai dengan cara memasangnya disumpalkan ke dalam telinga. Sedangkan menurut beberapa ensoklopedi, headphones mempunyai arti berupa dua earphone yang memiliki bando yang dikenakan di kepala.

Earphone Headphone Speaker

Besarnya impedansi earphone dan headphone pada umumnya sama yaitu 16 Ohm – 32 ohm. Sedangkan loudspeakers rata-rata mempunya impedance of 16 Ω. Katup pada bagian output speaker membutuhkan adanya transformasi untuk menyesuaikan output impedansi dan tegangan yang tinggi dengan impedansi soeaker yang rendah. Proses transformasi ini dapat dilakukan dengan merangkai dua tau lebih speaker.

Sekarang, perkembangan teknologi yang semakin maju dapat memproduksi speaker dengan impedansi yang lebih rendah. Besarnya impedansi speaker saat ini berkisar 4 Ω to 8 Ω.

Apa efek jika dua headphone/earphone/speaker diparalel? Berapa besar penurunan daya-nya?’

Dalam merangkai speaker secara paralel harus diperhatikan bahwa semua terminal positif pada speaker disambungkan dengan terminal positif pada amplie. Begitu juga dengan terminal negatifnya.

Pada saat speaker dirangkai secara paralel,besarnya impedansi berkurang. Apabila semua speaker yang dirakit memiliki impedansi yang sama, maka besarnya impedansi total adalah sama dengan besar impedansi single speaker dibagi jumlah speaker yang dirangkai. Contoh, jika dua buah speaker dengan impedansi 8 Ω diparalelkan, akan menghasilkan impedansi sebesar 4 Ω. Hal ini akan mengakibatkan pertambahan aliran arus.

Sesuai dengan hukum ohm : “Pada rangkaian listrikbesarnya arus listrik sebanding dengan besar tegangan dan berbanding terbalik dengan besar impedansi”

Current =voltage/impedence

Misalkan output tegangan dari amplie adalah 10 V dan besar impedansi semua speaker yang diparall adalah 8 Ω. Apabila tegangan 10 V dialirkan pada satu speaker dengan impedansi 8 Ω, maka besarnya arus yang mengalir adalah 1.25 A. Jika setiap speaker membutuhkan arus 1.25 A, maka amplie harus mensupply arus sebesar 2.5 A untuk dua buah speaker yang dirangkai paralel. Dan jika kita menambah jumlah speaker menjadi tiga, maka arus yang dibutuhkan akan bertambah pula sebesar 1.25 A menjadi 3.75 A, begitu seterusnya.

Selanjutnya apabila perhitungan dibalik, kita dapat menghitung besar impedansi dengan menggunakan persamaan di atas. Satu speaker diberi tegangan 10 V mempunyai arus 1.25 A, maka memiliki impedansi 8 Ω. Dan dari perhitungan di atas kita ketahui bahwa dua buah speaker dengan besar impedansi 8 Ω membutuhkan arus 2.5 A dari sumber tegangan 10 V, maka 10/2.5 A = 4 Ω. Perhatikan bahwa menambah speaker secara paralel akan mengurangai besar total impedansi.

Pengaruh besarnya impedansi ke daya, sesuai dengan perbandingan rumus :

Power = voltage2/impedance

Perhatikan bahwa besarnya daya meningkat dengan pengurangan besar impedansi.

Banyak orang berpikiran bahwa untuk memperbesar daya dapat dilakukan dengan memasang impedansi yang kecil.Namun perlu diketahui bahwa statement ini tidak selamanya benar. Ada peralatan yang mencapai daya maximum pada impedansi kecil sebesar 2 Ω.

http://en.wikipedia.org/wiki/Headphones#Dangers_and_volume_solutions

http://en.wikipedia.org/wiki/Computer_speaker

http://www.bcae1.com/spkrmlti.htm

http://www.bcae1.com/spkrimp.htm

http://www.prestonelectronics.com/audio/Impedance.htm

Tugas 2

Posted in Uncategorized with tags on February 22, 2009 by juztsky

Tugas Elektronika Industri By Rizki F.A (13406151)

dedicated to Mr. Budi

‘Tegangan dan Power’

Tegangan

Tegangan / Beda potensial (voltaeg) adalah kerja yang dilakukan untuk menggerakkan satu muatan (sebesar satu coulomb) ada elemen atau komponen dari satu terminal/kutub ke terminal/kutub lainnya. Atau pada kedua terminal/kutub akan mempunyai beda potensial jika kita menggerakkan/memindahkan muatan sebesar satu coulomb dari satu terminal ke terminal lainnya. Simbol tegangan adalah v, dan satuan tegangan adalah Volt (V).

Secara matematis : v = dw/dq

Ada dua istilah yang seringkali dipakai pada rangkaian Listrik, yaitu :

1. voltage drop

Jika dipandang dari potensial lebih tinggi ke potensial rendah (dari terminal A ke terminal B)

2. voltage rise

Jika dipandang dari potensial lebih rendah ke potensial tinggi (dari terminal B ke terminal A)

Nb : pada gambar potensial A lebih tinggi dari B

Power

Power is adalah laju ketika kerja atau energi dialirkan, atau dengan kata lain Power adalah jumlah energi yang dibutuhkan dalam satuan waktu tertentu. Secara sistematik : power adalah jumlah kerja /enegi yang dipindahkan per satuan waktu :

P=W/t

where P is power, W is work and t time.

Simbol Power : P. Satuan Power adalah satuan eneri dibagi waktu.

· The SI unit of power : the watt (W) or joule per second (J/s).

· The Non-SI units of power include ergs per second (erg/s), horsepower (hp), metric foot-punds per minute.

http://en.wikipedia.org/wiki/Power

http://en.wikipedia.org/wiki/Power_(physics)

tugas…

Posted in Uncategorized on February 18, 2009 by juztsky

Tugas Elektronika Industri
dedicated to Mr. Budi

By Rizki F.A (13406151)

‘Electrical shock a.k.a Kesetrum’

Kesetrum itu apa???

Listrik (arus listrik) dapat mengalir karena adanya perbedaan tegangan listrik sehingga terjadilah suatu arus listrik. Jika manusia menyentuh kabel listrik maka manusia tersebut akan kesetrum apabila kakinya menyentuh tanah,karena tanah dapat berfungsi sebagai ground sehingga terjadilah perbedaan tegangan sehingga listrik mengalir dengan penghantar tubuh manusia tersebut. Demikianlah konsep kejadian kesetrum yang biasa terjadi pada manusia.

Definisi lain yaitu :

Electricity shocks us, because it is an outside force that interferes with the internal electricity our bodies’ nervous systems generate’ (sumber : tulisan berjudul Why do we get a shock from electricity?)

Selain itu kejadian kesetrum juga dapat terjadi dari efek static electricity. Static electricity berasal dari sebuah atom, sebuah atom terdiri dari :

  • protons (say: pro-tahnz), memiliki muatan positif
  • electrons (say: ih-lek-trahnz), memiliki muatan negatif
  • neutrons (say: noo-trahns), tidak memiliki muatan

Pada umumnya atom memiliki jumlah proton dan elektron yang sama, sehingga ataom memiliki muatan netral. Static electricity terjadi ketika jumlah proton dan elektron tidak lagi sama, sehinnga elektron dapat ‘meloncat’ atau pindah ke benda lain.

Berikut adalah salah satu contoh proses kejadian kesetrum dari sebuah situs (sumber : tulisan berjudul Why do we get a shock from electricity?) :

Beware of Conductors!

static shockHave you ever been “shocked” when you touched a doorknob, a car-door handle, or a water fountain?

You walk across the rug, reach for the doorknob and……….ZAP!!! You get a static shock.

If you scuff your feet on your living room rug, you pick up extra electrons and have a negative charge. Electrons move more easily through certain materials like metal, which scientists call conductors. When you touch a doorknob (or something else made of metal), which has a positive charge with few electrons, the extra electrons want to jump from you to the knob.

That tiny shock you feel is a result of the quick movement of these electrons. You can think of a shock as a river of millions of electrons flying through the air. Pretty cool, huh? Static electricity happens more often during the colder seasons because the air is usually drier, and it’s easier to build up electrons on the skin’s surface.

So, the next time you get a little shock from touching a doorknob, you’ll know that it’s just electrons jumping around. Think of it as putting a little spark in your life!

Kenapa kesetrum itu Berbahaya???

Menurut beberapa sumber, Efek yang ditimbulkan oleh sengatan listrik ke tubuh manusia adalah:

  • ·kejang otot (Our muscles may twitch)
  • ·nafas berhenti (problems in the nerve centers that control our breathing)
  • ·denyut jantung tidak teratur (problems with our heart rhythms)
  • ·luka bakar tingkat tiga
  • ·kematian (death)

Dampak tersebut akan terjadi apabila tegangan listrik yang diterima tubuh terlalu tinggi.

Batas Kesetrum???

Menurut sumber dari wikipedia, batas arus yang masih bisa diterima oleh tubuh adalah 5-10 mA (milliampere) untuk DC dan 1-10 mA untuk AC pada 60 Hz. Sedangkan level tegangan antara 500-1000 volt akan dapat mengakibatkan luka bakar, terutama pada bagian dalam tubuh.

Namun, pada beberapa kasus, tegangan 16 volt saja bisa berakibat fatal, apabila langsung mempengaruhi jantung. Tegangan yang mengalir ke tubuh dipengaruhi oleh arus listrik dan lamanya arus tersebut menyerang tubuh seseorang. Sesuai hukum Ohm : Voltage = Current × Resistance, maka batas kesetrum juga diperngaruhi oleh daya tahan atau resistance tubuh seseorang. Pada umumnya, kulit yang kering bisa berfungsi sebagai resistor 100.000Ω, sedangkan kulit yang lembab atau beasah memiliki resistor 1.000 Ω.

Kesetrum AC dan DC. . . .

Direct current (DC) biasanya mengakibatkan konstraksi otot yang cukup lama, sehingga orang yang kesetrum akan terus memegang konduktor beraliran listrik, hal ini akan mengakibatkan lebih banyak jaringan otot dalam terbakar/terluka. Sedangkan Alternating current (AC), mempengaruhi kerja jantung sehingga meningkatkan resiko kerusakan saraf. Tegangan AC pada frekuensi yang tinggi akan menimbulkan berbagai resiko seperti RF burns dan kemungkinan kerusakan jaringan otot seketika tanpa rasa sakit. Tapi pada umumnya frekuensi tegangan AC yang tinggi cenderung untuk mengalir pada permukaan tubuh.

Menurut beberapa riset, kematian manusia akibat kesetrum tegangan AC berada pada range 100–250 volts, namun pada kenyatannya kematian juga pernah terjadi pada tegangan rendah 32 volts dan tegangan di atas 250 volts dapat berakibat fatal.

Jadi, pada saat kesetrum,pengaruh tegangan AC jelas lebih berbahaya bagi manusia.

Hello world!

Posted in Uncategorized on January 31, 2008 by juztsky

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!